Akhmadi: Perlindungan Konsumen diawasi YLKI - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 13 Maret 2018

Akhmadi: Perlindungan Konsumen diawasi YLKI

Reporter : Chairun Nisa
Redaktur : Selvi Mayasari



Ilustrasi Perlindungan Konsumen (sumber :2.bp.blogspot.com)

SERANG- Hari Hak Konsumen Nasional yang diberlakukan berdasarkan Keputusan Presiden No.13 Tahun 2012 . Hal ini dilakukan bertujuan agar menjadikan Konsumen sebagai pembeli yang cerdas serta hak-hak yang harus didapatkan oleh konsumen bisa teralisasikan dengan baik. Jumat (09/02)
Dikutip dari bisnis.tempo.com, maraknya kasus penipuan yang terjadi dimasyarakat membuat masyarakat menjadi lebih waspada dan hak yang harusnya mereka dapatkan tidak teralisasikan dengan baik. “Hak-hak konsumen ini dilindungi undang-undang : UU NO.8 thn 1999 tentang Perlindungan Konsumen” ujar Wakil Menteri Perdagangan.
Perlu diketahui ada beberapa Hak yang bisa didapatkan oleh Konsumen seperti Hak untuk mendapatkan informasi secara jelas, Hak untuk didengar pendapat serta keluhannya, Hak untuk mendapatkan ganti rugi dan Hak untuk dilayani secara baik.
Menurut Akhmadi selaku Pengamat Ekonomi mengatakan, bahwa tidak semua penjual peduli dengan hak konsumen. Ia menegaskan bahwa Perlindungan Konsumen sudah diawasi oleh YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) namun perannya perlu ditingkatkan lagi agar korbannya tidak terus bertambah.
Seperti kasus yang dialami oleh Ananda, salah seorang Mahasiswa Untirta. Ia mengaku trauma membeli barang melalui online shop.
“Pernah waktu itu saya beli baju disalah satu onlineshop yang dikirim kesaya tuh ga sesuai sama gambarnya terus kualitas barang ga sesuai sama harganya” ujar Ananda.
Ia menambahkan bahwa dirinya tidak komplain kepada pihak penjual karena ia sudah memiliki persepsi apabila ia melakukan kompalin kepada pihak penjual pendapatnya pun tidak akan didengar oleh pihak penjual. ia berharap agar para penjual dapat menerapkan kejujuran untuk mendapatkan pelanggan.
Dilansir dari kompas.com “banyak konsumen di Indonesia yang merasa dirugikan oleh pelaku usaha tetapi takut untuk melaporkan kasusnya” ujar Ketua YLKI
Berbeda halnya dengan Dialus Andari sebagai Pemilik Usaha makanan, cara ia menyikapi  jika ada konsumen yang memiliki keluh kesah terhadap produk yang ia jual yaitu dengan cara memberikan Voucher atau Diskon kepada konsumen sehingga konsumen pun merasa bahwa haknya terpenuhi.
Tidak hanya itu, agar hak konsumen dapat terpenuhi ia selalu memperhatikan fasilitas, isi produk dan pelayanan yang baik. Menurutnya konsumen berhak mendapatkan informasi yang jelas.
“misalnya dengan kita cantumkan tanggal kadaluarsa produk sehingga mereka tau kalau produk yang kita jual masih dalam keadaan yang baik,” ujarnya.
Ia berharap, baik konsumen maupun produsen bisa sama-sama saling menguntungkan dan konsumen harus lebih aktif, selektif dan proaktif agar mereka dapat menggunakan haknya. (ICA/SLV/NEWSROOM).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar