Bala Singandaru, Suporter Perserang yang Anti Rusuh - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Senin, 05 Maret 2018

Bala Singandaru, Suporter Perserang yang Anti Rusuh

Reporter : Tasha Meyra
Redaktur : Tiara Dwi Ristanti


Keadaan sekretariat Bala Singandaru

            Perserang (Persatuan Sepak Bola Indonesia Kabupaten Serang) merupakan klub sepak bola kebanggaan warga Serang. Dalam setiap pertandingannya, Perserang selalu didampingi oleh suporternya yang setia, yakni Bala Singandaru.

            Bala Singandaru atau biasa disebut Balsing merupakan komunitas para pendukung Perserang. Arti dari Balsing sendiri berasal dari sebutan Perserang yang sering dijuluki “Laskar Singandaru”, dan Singandaru ialah salah seorang tokoh sejarah di Banten. Oleh karena itu, terbentuklah nama Bala Singandaru yang memiliki arti pasukan atau tentara Perserang. Balsing yang lahir sejak tahun 2004, berdiri oleh karena dorongan para warga Serang untuk selalu mendukung Perserang di mana pun mereka bertanding.

            Menurut Daeng, selaku Ketua Umum Balsing, Bala Singandaru adalah suporter yang berbeda dengan suporter lainnya yang ada di Indonesia. Karena selama tiga tahun terakhir, Balsing ikut terlibat langsung dengan manajemen Perserang.
“Dalam proses seleksi pemain, kita dilibatkan. Dalam proses pencarian dana, kita dilibatkan. Ketika Perserang mengalami kesulitan, kita yang mencari jalan keluar,” seru Daeng.

            Ketua umum Balsing yang memiliki nama lengkap Daeng Djago ini mengaku, selama Perserang bertanding di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Balsing tidak pernah memicu kerusuhan, baik saat Perserang menang maupun kalah.
“Ketika ada salah satu anggota yang melempar botol, itu dendanya bisa sampai Rp 10.000.000,” kata Daeng. Menurutnya, jika hal itu terjadi, akan membuat semua anggota Balsing menjadi repot.

Salah satu penggemar Perserang yang tidak termasuk anggota Balsing, Ridwan, membenarkan pernyataan Ketua Umum Balsing tersebut.

“Benar. Di Serang, Balsing gak pernah kedengeran bikin rusuh. Yang bikin rusuh itu suporter yang dateng ke Serang,” seru Ridwan. Ia juga mengatakan, saat Balsing ke luar kota untuk mendukung Perserang, mereka tidak pernah membuat kerusuhan.

 Hingga saat ini, Balsing memiliki tiga koordinator wilayah, yang meliputi korwil Barat, Tengah, dan Timur. Tiga korwil ini menaungi sekitar 80 subkorwil. Hal inilah yang membuat Balsing mempunyai anggota lebih dari 4000 orang. Namun, jika digabung dengan para simpatisan, angkanya dapat mencapai 7000 orang. Anggota Balsing pun tidak hanya di Serang saja, tetapi meliputi kota Bandung dan Yogyakarta juga.

Hendri, salah satu anggota Balsing yang telah bergabung sejak tahun 2014, mengaku bahwa ia ikut bergabung Balsing karena ia menyukai dunia sepak bola.

“Karena saya sebagai pecinta sepak bola, salah satunya itu. Yang kedua, sebagai warga asli Serang, di sini mempunyai klub Perserang, jadi saya tertarik untuk bergabung di organisasi ini. Karena yang saya tahu, Bala Singandaru ini support abis Perserang,” ujar Hendri.
Hendri berharap, Balsing bisa semakin besar, semakin kompak, dan selalu setia untuk mnedukung Perserang di mana pun mereka berada. (TMG/TDR/Newsroom)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar