Cara Musik Mengudara di Untirta - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 13 Maret 2018

Cara Musik Mengudara di Untirta

Reporter : M. Reza P
Redaktur : Agnes Yusuf



Hari Musik Nasional (Foto: WinNetNews.com)

Musik adalah alunan nada yang disusun sedemikian rupa, sehingga mengandung irama, lagu, dan  keharmonisan terutama dari suara yang dapat menghasilkan irama. Dengan mendengarkan musik perasaan kita menjadi tenang, rileks dan sebagainya. Karena dianggap musik  itu adalah hal yang spesial, ditetapkan lah hari dimana kita bisa merayakan musik itu sendiri.

Di Indonesia, kita menyebutnya dengan Hari Musik Nasional. Hal tersebut diperingati setiap tanggal sembilan Maret yang berkaitan dengan hari lahir pencipta lagu Indonesia Raya, Wage Rudolf Soepratman. Makna dari Hari Musik Nasional adalah untuk mengapresiasi musisi nasional yang berprestasi di bidang musik dan untuk meningkatkan motivasi para pegiat musik lainnya.

Dari tahun ke tahun, perkembangan musik begitu pesat. Dari yang awalnya musik yang bergenre pop dan jazz saja, sekarang berbagai genre pun banyak yang bermunculan. Kita bisa mendengarkan musik lewat berbagai media. Salah satunya adalah melalui siaran radio. Di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) terdapat radio yang mengudara di sekitar kampus, yaitu Tirta FM. Berbagai genre musik diputar untuk menghibur mahasiswa di Untirta. Dengan adanya radio Tirta FM, mahasiswa Untirta bisa mendengarkan musik sekaligus mendengar info-info yang lainnya. 

“Menurut saya, hari musik nasional itu ya setiap hari, karena dengan kita mendengarkan musik setiap hari  sama saja seperti mengapresiasi  musik & penyanyinya. Musik itu seperti sebuah karya seni yang masuk langsung ke telinga” ujar Puspita Sari selaku Music Director Tirta FM.  Menurutnya perkembangan musik terutama di Indonesia sangat cepat. Sekarang bukan hanya genre musik pop dan jazz saja yang didengar, tetapi banyak genre musik yang mulai banyak didengar, seperti hiphop, akustik dan lainnya. Sebagai Music Director Tirta FM, ia bertugas menyajikan musik untuk kalangan mahasiswa di Untirta. Menurutnya setiap orang mendengarkan genre musik yang berbeda-beda. Tantangannya adalah bagaimana caranya semua mahasiswa menikmati musik yang diputar.

“Saya sudah jarang mendengarkan radio, karena ketika memegang HP lebih senang membuka aplikasi yang lain dari pada mendengarkan radio, seperti kurang menarik perhatian saja. Saya juga tidak terlalu mengikuti perkembangan musik di Indonesia, saya mendengarkan musik hanya untuk sekedar hiburan saja” ujar Achmad Purba Nursaen Mahasiswa Ilmu Komunikasi.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat Indonesia khususnya anak muda zaman sekarang lebih senang mendengarkan musik-musik dari luar negeri dari pada  mendengarkan musik Indonesia, karena bisa dianggap ketinggalan zaman jika tidak mendengarkan musik luar negeri. 

Memang tidak salah jika kita lebih menyukai musik luar negeri dari pada musik Indonesia. Tapi ada baiknya kita ikut mengapresiasi karya penyanyi dan pegiat musik di Indonesia dengan cara mendengarkan musik-musik Indonesia.  Padahal musik di Indonesia tidak kalah bagusnya dengan musik dari luar negeri. (MRP/AY/Newsroom)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar