Dana KIP di Kota Serang Telat Cair - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Senin, 19 Maret 2018

Dana KIP di Kota Serang Telat Cair

Reporter : Siti Nurdyanah
Redaktur :  Ulvia Fitra Aini



Depan Kantor Dinas Pendidikan Kota Serang yang menjadi akses cairnya KIP, Jumat (16/3)

SERANG- Sebanyak 4,517 siswa dari 75 sekolah di Kota Serang merupakan penerima dana Kartu Indonesia Pintar (KIP). Hal ini berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kota Serang tahun anggaran 2017.

Jumat (16/3) pihak Dinas Pendidikan Kota Serang pun menjelaskan rincian dana KIP yang diterima oleh siswa SMP di Kota Serang berdasarkan tingkatan. Untuk siswa kelas I mendapatkan Rp 375,000, untuk siswa kelas II mendapatkan  Rp 750,000, untuk siswa kelas III mendapatkan Rp 375,000. Dana KIP tersebut dibagikan setiap pergantian semester.

Namun, terkadang ditemukan adanya masalah keterlambatan pencairan dana KIP dari waktu yang sudah ditentukan. Pihak Dinas Pendidikan kota pun menerima keluhan dari sekolah-sekolah yang siswanya belum menerima dana KIP segera menyampaikan keluhan tersebut ke pusat, yaitu Kementrian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud). Masalah keterlambatan pencairan dana KIP yang terjadi di Kota Serang ini dikarenakan ada sedikit masalah dari pihak Bank yang bertanggung jawab menyalurkan dana KIP kepada siswa. Banyaknya antrean sekolah yang menerima KIP menjadi salah satu penyebab utama keterlambatan pencairan dana.

“Kalo ada yang telat begitu banyak. Jadi data sudah masuk di Bank, tapi di Bank belum dicairkan. Karena banyak antrean. Makanya kita komunikasi sama pihak Bank. Jadi nunggu giliran ke Bank BRI. Ada siswa dari Kabupaten Serang ada siswa dari Kota Serang, ada siswa SD ada siswa SMP. Maka dari itu ada keterlambatan pencairan” Ujar Nursalim selaku staf bidang SMP di Dinas Pendidikan Kota Serang.

Selain itu, pria berusia 35 tahun ini pun menjelaskan bahwa pihak Dinas Pendidikan sendiri telah menghimbau kepada pihak Bank agar lebih cepat dalam menangani pencairan dana KIP. Faktor lain adanya keterlambatan pencairan dana dari pihak Bank selain banyaknya siswa penerima KIP yang perlu ditangani yaitu kurangnya cabang Bank BRI yang berada di Serang.

Untuk prosedur pengambilan dana KIP oleh siswa penerima harus ditemani orang tua siswa. Siswa penerima akan dibuatkan buku tabungan, juga harus menandatangani keterangan bahwa setelah ia menerima dana KIP. Sebelum siswa dapat mengambil dana KIP ke Bank, orang tua siswa terlebih dahulu diberi arahan oleh pihak sekolah mengenai dana KIP ini.

“Orang tua siswa penerima KIP itu dipanggil, diberi arahan bahwa dana ini untuk operasional sekolah seperti membeli tas, beli seragam, untuk keperluan sekolah dia. Arahan dari kita juga tidak, mohon maaf, intervensi. Tidak seperti itu. Ini uang hak mereka, 100% untuk siswa” jelas Adek Candra selaku Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Serang.

Adek Candra pun menjelaskan bahwa siswa terbantu dengan adanya KIP ini dan sangat bermanfaat bagi siswa itu sendiri. Bantuan seperti ini perlu dilanjutkan demi masa depan pendidikan anak yang lebih baik. Bila ada masalah terkait keterlambatan pencairan dana, pihak sekolah pun akan langsung melapor kepada Dinas Pendidikan. (SN/UFA/NEWSROOM)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar