Hari Musik Nasional dan Harapan Ukm Klasik Untirta untuk Musik Pop Nasional - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 13 Maret 2018

Hari Musik Nasional dan Harapan Ukm Klasik Untirta untuk Musik Pop Nasional

Reporter : Marcel Faldi
Redaktur : Jasmine P. L





Suasana penerimaan keluarga baru UKM Klasik Untirta 2017 di Lingkung Gunung  Adventure Camp Bogor (18/11/2017)
(Sumber: Instagram Klasik Untirta)

Musik Pop  adalah salah satu jenis musik yang banyak digemari oleh kaum muda-mudi di Indonesia bahkan diseluruh dunia. Jenis musik yang identik dengan lirik yang sederhana dan tempo yang bervariasi ini mempunyai sebuah tempat tersendiri dan spesial dihati masyarakat  untuk mahasiswa serta memiliki eksistensi yang besar dalam dunia musik di Indonesia.

Jenis musik ini banyak ditampilkan oleh berbagai penyanyi ,grup dan band baik yang sudah terkenal maupun belum terkenal ,serta dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang mencintai musik ,seperti salah satunya adalah kumpulan mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa  (UKM) Klasik Untirta yang  aktif membawakan lagu pop saat penampilanya.

“Kita biasa bawain lagu pop sama jazz, kalau musik pop itu terdengar lebih enak iramanya, lembut dan bisa bikin hati tenang terus bisa bikin tidur juga malah” tutur Tubagus Bangkit Ketua UKM Klasik Untirta pada Kamis (08/03).

Walaupun tidak hanya membawakan lagu pop disetiap penampilanya, UKM Klasik memiliki rasa kepedulian yang besar terhadap music pop Indonesia yang eksistensinya mulai terganggu dengan hadirnya lagu pop dari luar negeri seperti K-Pop ( Korean Pop) yang  terhitung jumlah penikmatnya sudah jutaan.

“Anak zaman sekarang kalau dengerin musik Indonesia suka gengsi, seharusnya kita jangan gengsi buat denger lagu karya anak-anak bangsa Indonesia supaya musik pop nasional bisa lebih familiar dan dicintai. ” Ujar Tubagus

Selain dari faktor banyaknya pengaruh dari masuknya musik pop luar negeri di Indonesia, maraknya penjualan album bajakan juga menjadi salah satu faktor jatuhnya karya musik di Indonesia.Kurangnya minat terhadap album original yang membuat penghasilan musisi dan sponsor menurun dan disinyalir mampu mengakibatkan buruknya perkembangan dalam industri musik.

“Kalau pengen musik Pop nasional maju dan berkualitas, beli dong cd original. Kalau nanti musisi Indonesia gak berpenghasilan bagaimana musik mau berkembang ,makanya harus bisa lebih menghargai biar musik Pop Indonesia berkembang dan gak kalah sama Pop Mancanegara. Ujar Ovia Lesty Utami Anggota Ukm Klasik divisi Event Organizer  itu.

Hari musik nasional yang jatuh pada 9 maret diharapkan dapat menjadi sebuah bentuk apresiasi terhadap seluruh anak bangsa yang berkarya dalam bidang musik dan mampu menjadi pendorong agar musik nasional selalu diingat dan tidak kehilangan eksistensinya.

“Harapan saya buat musik pop nasional , semoga musik pop nasional bisa terus berkembang dan tidak hanya mengikuti trend yang sudah ada namum kalau bisa menciptakan sesuatu yang baru biar bisa jadi trend musik pop internasional juga” Ujar Ovia Lesty Utami

Rizkika Amarnola , mahasiswa Ilmu Komunikasi Untirta juga berkeinginan musik pop nasional semakin maju dan berkembang serta semakin sering mahasiswa yang memiliki minat pada musik dan Ukm Klasik untuk lebih sering membawakan lagu Pop nasional.

“Harapanya semoga kedepanya musik pop lebih maju dan Ukm Klasik makin sering memwabakan lagu pop terutama yang dari zaman dulu biar bisa flashback.” Ujar Rizkika.(MF/JPL/Newsroom)






 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar