Kartu Indonesia Pintar (KIP) hadir di Banten - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 20 Maret 2018

Kartu Indonesia Pintar (KIP) hadir di Banten

Reporter : M. Reza Pratama
Redaktur: Agnes Yusuf




Kartu Indonesia Pintar (KIP). (Foto: kabar-banten.com)

SERANG – Rabu (14/03) Presiden Republik Indonesia Joko Widodo datang ke Serang untuk melakukan beberapa agenda kegiatan. Salah satu agenda kegiatannya adalah menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) ke anak-anak usia sekolah di Banten. Penerima KIP ialah anak-anak usia 6 sampai 21 tahun yang berasal dari keluarga tidak mampu. 

Perlu kita ketahui bahwa KIP merupakan bentuk nyata dari Program Indonesia Pintar (PIP) yang merupakan salah satu program yang dikeluarkan Presiden Jokowi saat resmi dilantik menjadi presiden pada tahun 2014 lalu. Tujuan dari PIP sendiri adalah untuk meningkatkan pendidikan bagi masyarakat tidak mampu, untuk mendukung agar anak dapat tamat sekolah hingga Sekolah Menengah Atas atau wajib belajar 12 tahun dan menarik siswa yang putus sekolah akibat faktor ekonomi agar kembali bersekolah.

Biaya pendidikan akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Karena Pemerintah Indonesia menginginkan seluruh anak di Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak tanpa harus terhambat oleh faktor ekonomi yang menjadi faktor utama para orang tua tidak menyekolahkan anaknya.

“Menurut saya tepat jika diberikan kepada orang yang tak mampu, karena dengan begini mereka bisa melanjutkan pendidikannya” ujar Yola Septiana Dewi Mahasiswi Ilmu Komunikasi Untirta. Menurutnya KIP akan mempermudah para orang tua yang kesulitan menyekolahkan anaknya karena terhambat faktor ekonomi. 

“Saya tidak tahu, karena saya belum melihatnya secara langsung, karena di sekitar saya masih banyak anak yang putus sekolah. Entah mungkin tidak terdata atau apa ya. Ya semoga saja KIP ini bisa berjalan dengan baik dan tersebar secara merata.” tambahnya saat ditanyakan  mengenai apakah angka anak putus sekolah akan menurun jika ada KIP

Serupa dengan Yola, Annisa Kendamayanti Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untirta mengatakan pembagian KIP kepada masyarakat kurang mampu sudah tepat, namun masyarakat yang mendapatkan kartu tersebut ada saja yang menggunakannya tidak secara bijak. Sebab banyak dari mereka yang mencairkan duit dari KIP itu untuk keperluan orang tuanya yang tidak ada kepentingannya dengan pendidikan sang anak.

Seharusnya para orang tua yang anaknya mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dari pemerintah dapat memanfaatkan kartu tersebut sesuai dengan kebutuhan sekolah anaknya. Karena dengan begitu anak mereka akan mendapatkan pendidikan yang layak dan menjadi penerus bangsa yang berkualitas. (MRP/AY/Newsroom)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar