Kedatangan Jokowi ke Serang, Pendapatan Tidak Sesuai Harapan - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Senin, 19 Maret 2018

Kedatangan Jokowi ke Serang, Pendapatan Tidak Sesuai Harapan

Reporter : Chairun Nisa
Redaktur : Selvi Mayasari




Terlihat beberapa pedagang sedang berjualan Di sekitar Alun-Alun Serang, Banten (18/03)

SERANG – Pada Rabu (14/03) kemarin Presiden Jokowi Dodo berkunjung ke Kota Serang dalam rangka membagikan Kartu Indonesia Pintar,Program Keluarga Harapan dan Pembagian Sertifikat Gratis  untuk masyarakat Banten yang dilaksanakan pada 2 tempat . Untuk Pembagian Kartu Indonesia Pintar dan Program Keluarga Harapan dilaksanakan di GOR Ciceri dan Pembagian Sertifikat Gratis dilaksanakan di Alun-Alun Kota Serang .

Antusiasme sangat terlihat dari adanya masyarakat yang sengaja datang ke Alun-Alun untuk melihat kedatangan presiden, namun karena pengamanan yang sangat ketat masyarakat yang tidak memiliki keperluan diacara tersebut dilarang masuk ke area acara . 

Adanya masyarakat yang datang tidak begitu diramaikan oleh banyaknya pedagang seperti acara-acara biasanya, terlihat hanya beberapa pedagang yang berjualan disekitar Alun-Alun seperti Dadang, seorang Penjual Es Dawet yang sehari-harinya berjualan di sekitar Alun-Alun.

Dadang Seorang pedagang Es Dawet ini mengaku bahwa pendapatan hasil berjualannya mengalami penurunan drastis karena dilarang berjualan di sekitar Alun-Alun. “pendapatan menurun drastis hari ini. Modal aja belum dapet,” Ujarnya.

Tak berbeda dengan Dadang, Abdul Nasir seorang Penjual Minuman yang mengambil moment acara tersebut untuk berjualan pun tidak sesuai dengan harapannya , menurutnya pendapatan dari hasil berjualan pada hari ini tidak mengalami kenaikan “Tidak mengalami kenaikan jadi ya biasa-biasa saja malah merosot” 

Ia menjelaskan bahwa sehari-harinya berjualan di sekolahan namun karena adanya acara di sekitar Alun-Alun sehingga Ia memilih untuk berjualan di sekitar Alun-Alun  dan berharap agar  pedagang dapat diperhatikan serta diberikan tempat untuk berdagang yang lebih nayaman, sehingga kehadiran pedagang tidak terkesan mengganggu . 

Pihak petugas pun mengatakan bahwa pedagang dilarang berjualan itu keteraturan saja karena ini acaranya se-Banten bukan hanya di Serang saja. Ia pun menegaskan bahwa larangan tersebut guna memberikan nilai yang baik untuk Kota Serang agar terlihat tertib dan nyaman. (ICA/SLV/NEWSROOM)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar