Lewat Musik, Dukung Novel Dengan Tantangan #SebelahMata - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 13 Maret 2018

Lewat Musik, Dukung Novel Dengan Tantangan #SebelahMata

Reporter : Dinda Oktavika
Redaktur : Fatimatul Zahra



Sumber foto : jogja.tribunnews.com

SERANG – Kembalinya Novel Baswedan, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pasca pengobatan mata kirinya di Singapura disambut baik oleh Masyarakat di Kantornya pada Kamis (22/2/2018) lalu. Tak hanya itu, Band Indie Efek Rumah Kacar pun ikut memeriahkan kehadiran Novel Baswedan dengan membawakan lagu “Sebelah Mata” sebagai bentuk solidaritas atas penyerangan penyiraman air keras yang terjadi pada Novel. 

Tidak hanya itu, bentuk dukungan dari Band Indie Efek Rumah Kaca kepada Novel adalah dengan menantang para Warganet untuk meng-cover lagu mereka yang berjudul “Sebelah Mata” dan mengisi sebuah petisi. Hal ini di ungkapkan dalam sebuah unggahan akun official Instagram  @sebelahmata_erk
 
"Halo kami dari Efek Rumah Kaca, Kami minta serta mengajak teman-teman semua untuk bersedia menandatangani petisi di change.org/novelkembali. Kami ingin ini sebagai simbol bahwa kasus Novel ini tidak dipandang sebelah mata, kami ingin mengajak teman-teman untuk meng-cover lagu kami yang berjudul "Sebelah Mata." Dan kemudian bisa di-upload atau diunggah ke media sosial kalian. Dan kita tunjukkan aksi dukungan kita kepada Novel. Sampai jumpa," begitulah kata Cholil Mahmud, sang vokalis, dalam video yang diunggah Jumat (23/2).

Bagi Firas Firdaus, Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa berpendapat hal ini merupakan sebuah bentuk kreatifitas tersendiri untuk secara halus menyindir kinerja Kepolisian guna mengusut tuntas kasus Novel Baswedan, dan lewat musik adalah  sebuah solusi tepat karena dapat di terima dan di resapi oleh setiap kalangan. Firas mengaku tertarik akan tantangan tersebut tetapi tidak dengan bernyanyi melainkan dengan sebuah tulisan.

“Saya tertarik, cuma karena saya tidak bagus dalam bermusik, inshaAllah mungkin saya dukungnya lewat tulisan tulisan, walaupun caranya berbeda tapi tujuannya tetap sama untuk menyuarakan” ujar Firas. 

Pendapat lain juga datang dari Nanda Juliatama, Mahasiswa Manajemen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Menurutnya lagu “Sebelah Mata” ini di buat untuk salah satu personel Band yang mengidap penyakit diabetes yaitu Adryan sehingga penglihatannya terganggu, dan lagu ini memiliki kaitan bagi kasus Novel Baswedan guna  memberikan semangat kepada Novel agar cepat pulih dan bisa menyelesaikan kasus-kasus korupsi tanpa sebelah mata.(DO/FZ/Newsroom)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar