Medsos : Lahan Bermusik dengan Penghasilan Asik - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 13 Maret 2018

Medsos : Lahan Bermusik dengan Penghasilan Asik

Reporter : Dwika P. Agustine
Redaktur :  Selvi Mayasari




Para musisi dan penyanyi kini memanfaatkan media sosial untuk mendapatkan penghasilan. (10/3)(sumber : instagram.com)

SERANG - Era digital tidak perlu diragukan lagi manfaatnya, termasuk kemudahan untuk mendapatkan penghasilan. Manfaat ini dirasakan juga oleh para musisi atau penyanyi muda Indonesia yang menggunakan media sosial menjadi wadah mereka untuk mempublikasikan kemampuannya dalam dunia musik. Saat ini sudah ribuan bahkan ratusan ribu musisi atau penyanyi yang menggunakan media sosial untuk menunjukkan bakatnya dan mendapatkan penghasilan dari hobinya tersebut. Sabtu, (10/03)

Dilansir dari jpnn.com, sudah banyak contoh orang-orang yang menjadi terkenal setelah mempublikasikan bakatnya dalam bermusik, seperti Justin Bieber peyanyi asal Kanada ini terkenal setelah seseorang mengunggah videonya ke YouTube saat ia bernyanyi. Berawal dari situ, pada tahun 2017 pendapatan Justin Bieber mencapai Rp. 2,6 Triliun dari tur dunianya dalam setahun. Selain itu, grup vocal asal Indonesia bernama GAC yang mulanya sering menyanyikan ulang lagu-lagu dari penyanyi terkenal lewat YouTube, kini mereka berada dibawah naungan label terkenal. 

Begitu juga yang dirasakan oleh Almira Andani, mahasiswi Institut Kesenian Jakarta asal Banten ini aktif menggunakan media sosialnya untuk menunjukkan bakat dan keproduktifitasannya dalam bermusik. 

“Pengaruh media sosial untuk karir aku itu sangat besar. Aku lebih banyak dikenal sebagai Almira Andani dari Instagram dan YouTube juga. Yang awalnya aku suka collab sama orang-orang dengan ribuan subscriber jadi banyak yang tau karya-karya aku.” Ujar Almira.

Almira yang kerap meng-cover lagu juga sudah memiliki singlenya sendiri dan juga ia sebarkan lewat media sosial. Ia mengaku, aktif lewat media sosialnya yang bisa mendatangkan berbagai job menyanyi. Mulai dari acara pernikahan, gathering perusahaan, menyanyi di acara-acara kampus, bahkan ia sedang terlibat dalam project drama musikal. Dari kegiatannya tersebut, di umur 19 tahun ia sudah bisa memiliki penghasilan sendiri. Dalam sebulan, penghasilannya bisa mencapai lebih dari Rp 4 Juta.

“Berkat media sosial dari penghasilan aku bernyanyi aku bisa bayar kos sendiri, engga minta uang jajan lagi dari orang tua, ikut bantu patungan bayar semesteran juga, dan yang pasti kalau emang aku pengen beli sesuatu yang aku pengen itu engga ngebebanin orang tua,” tambah Almira.

Dikutip dari Beritasatu.com, saat ini media sosial bisa diandalkan untuk mendapatkan penghasilan bagi beberapa musisi dan penyanyi yang aktif menggunakannya. Seperti Eka Gustiawana, seorang komposer sekaligus penulis lagu dan produser rekaman bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp 10 Juta dalam sebulan dari kanal YouTube yang ia miliki. 

 “Banyak talent bagus yang susah dapat tempat di label rekaman, dan akhirnya mereka dapat tempat sendiri atau panggung sendiri untuk mereka. Yaitu dengan media sosial, salah satunya YouTube.” Ujar Bayu Randu sebagai Pengamat Musik.

Tak sedikit memang anak muda yang sudah memiliki penghasilan sendiri dari bakat yang ia miliki. Namun, tak jarang juga orang yang memilih untuk berpindah bidang untuk mencari keuntungan lebih. Konsistensi adalah salah satu kunci yang harus dipegang oleh mereka yang aktif menggunakan media sosial untuk mencari penghasilan, termasuk para musisi dan penyanyi. 

 “Menurut saya, anak muda seperti Almira ini sangat memberi dampak postif bagi dirinya sendiri dan lingkungan. Untuk dirinya sendiri, dia bisa mengembangkan bakat dan minatnya serta bisa memiliki penghasilan sendiri dari bakatnya tersebut yang dapat mengurangi beban orang tuanya. Dan dampak untuk lingkungannya adalah bisa menambah semangat kita sebagai anak muda untuk terus menggali potensi diri yang ada dalam diri kita.” ujar Kemala Mayliana, salah satu Mahasiswi Universitas di Jakarta ketika ditanya pendapatnya mengenai Almira Andani. (DWK/SLV/NEWSROOM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar