Mengenal Gandhi: Wakil Presiden Mahasiswa Untirta 2018 - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Senin, 19 Maret 2018

Mengenal Gandhi: Wakil Presiden Mahasiswa Untirta 2018

Reporter : Tanti Nurmalasari
Redaktur : Hani Maulia




Gandhi Fathurrahim Saragih, Wakil Presiden Mahasiswa Untirta 2018. (Dok.Pribadi)

Presiden Mahasiswa adalah orang yang memimpin organisasi mahasiswa intra kampus yang merupakan lembaga eksekutif di tingkat Pendidikan Tinggi atau Universitas. Tak lengkap rasanya ketua tanpa didampingi seorang wakil. Siapa yang tak kenal dengan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa 2018? Ia adalah Gandhi Fathurrahim Saragih yang mendampingi Muhammad Fadli dalam menjalankan tugasnya sebagai Presma dan Wapresma Untirta 2018.
Pria yang suka berorganisasi semenjak duduk dibangku SMA ini sempat menjadi Wakil Ketua Osis SMA Hang Tuah 01 Jakarta, Wakil Ketua ekstrakulikuler Taekwondo, anggota Himpunan Mahasiswa Ilmu Ekonomi Pembangunan 2015-2016, anggota DPM FEB Untirta 2017 dan Sekretaris Jendral Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Untirta 2017. Semasa sekolah dulu Gandhi aktif dalam kegiatan olahraga beladiri Taekwondo dan mendapat medali perunggu pada Kejuaraan Daerah di Kota Tangerang.
Saat semester dua, ia mengikuti organisasi eksternal kampus yang agendanya adalah kajian diskusi yang membuat perubahan pada pola pikir Gandhi dalam menghadapi permasalahan isu internasioanl, nasional, daerah bahkan kampus. Melihat keadaan kampus yang tak kunjung usai permasalahannya bahkan sudah mengakar selama bertahun-tahun membuat Gandhi bertekad  membenahi sistem yang salah di kampus dengan mengikuti beberapa organisasi eksternal dan internal. Perubahan yang dialami setelah ia berkecimpung di dunia politik kampus adalah manajemen waktu yang harus dibagi antara skala prioritas dan bukan prioritas. “Kedewasaan pun didapat karena dalam berorganisasi kita bukan cuma belajar menganalisa tapi belajar menerima kesalahan, menerima evaluasi, menerima kritik dan menerima waktu kita tersita karena ada agenda di organisasi,” ungkap Gandhi pria kelahiran Jakarta 22 tahun silam.
Untuk ikut menanggapi dan menyelesaikan keluh kesah yang disampaikan teman atau mahasiswa pada permasalahan kampus, Gandhi mulai dari lingkup Himpunan Mahasiswa Jurusan terlebih dahulu, karena himpunan adalah organisasi yang paling dekat dengan mahasiswa, agar nantinya bisa tersampaikan sampai ke tingkat eksekutif mahasiswa lalu disalurkan kembali pada pemangku kebijakan kampus. Menurutnya eksistensi menjabat sebagai wapresma adalah bonus baginya, karena teman-temannya lah yang melihat kinerja yang positif dalam dirinya.
Kesibukan yang padat tak membuat ia kehilangan quality time bersama keluarganya, ia tetap memprioritaskan keduanya antara organisasi maupun keluarga. “Dua-duanya sama-sama memahami, saaat saya di kampus sedangkan ada urusan di rumah dan mengharuskan saya pulang dengan alasan rasional dan urgent dan untuk tidak bisa di kampus alhamdulillah selama ini diberikan izin, dan sebaliknya kalau di rumah,” ujar pria yang hobi membaca dan bermain futsal ini.
Bukan hanya teman-temannya di lingkungan kampus dan organisasi yang mendukungnya berkegiatan sebagai wakil presdien mahasiswa, keluarga juga turut andil menjadi pendukung di hidupunya. “Karena memang teman-teman organisasi sudah berkecimpung dengan saya dan punya penilaian terhadap saya terlepas baik atau buruk dan dukungan orang rumah alhamdulillah merestui, dengan pengertian dan doanya,” tambah putra bungsu dari 4 bersaudara ini.
Sedang menempuh pendidikan sarjana jurusan Ilmu Ekonomi Pembangunan, Gandhi bercita-cita ingin menjadi perencana pembangunan ekonomi nasional ataupun perencanaan daerah. Ia berharap kedepannya ia ingin coba memperbaiki dirinya dalam segi spiritual seperti melaksanakan ibadah lebih tepat pada waktunya dan agama yang jadi pegangan hidupnya. Ditanya mengenai kegiatannya kini sebagai orang nomor dua di tingkat organisasi mahasiswa serta harapannya terhadap Untirta ia menjawab agar Untirta bisa lebih baik. “Semua itu saya jalani dengan ikhlas dan penuh keyakinan untuk terus berkarya dan membawa Untirta menjadi kampus yang bisa terus memberi sumbangsih bagi bangsa dan negara,” tutup Gandhi. (TNT/HNI/Newsroom)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar