Minimnya Pengetahuan Masyarakat Pada Pilkada 2018 - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Senin, 05 Maret 2018

Minimnya Pengetahuan Masyarakat Pada Pilkada 2018

Reporter : Rezka Listiani Sinaga


SERANG - Pemilihan Walikota dan wakil Walikota Kota Serang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Di kota Serang, terdapat 3 calon pasangan Walikota dan wakil Walikota, diantaranya yaitu Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan, Samsul Hidayat-Rohman,  serta Syafrudin dan Subadri. Namun siapa sangka, masih ada sebagian masyarakat yang tidak tahu menahu soal pilkada Kota Serang ini. 

Seperti Zahrotul Mutia, salah satu seorang ibu rumah tangga di Kota Serang mengatakan “Saya tahu kok akan ada Pilkada, saya suka liat dijalanan banyak iklan calon walikota, sama waktu itu ada yang datang kerumah meminta kartu keluarga dan kartu tanda penduduk, tapi saya tidak tahu kapan pelaksanaannya”. Selain tidak mengetahui kapan pelaksanaan pilkada 2018 ini, Zahrotul mengakui bahwa kurang mengenal pasangan calon yang akan menjadi pemimpinnya nanti. “Saya tahunya ada 3 pasangan, tapi yang saya hafal cuma Vera” ujarnya.

Bahkan mahasiswa yang lebih produktif usianya pun belum memahami tentang pemilihan walikota ini. Sebagian mahasiswa hanya tahu adanya pilkada dari obrolan-obrolan sesaat saja. Ketidaktahuan masyarakat dan mahasiswa tersebut dipicu karena sikap tidak pedulinya terhadap dunia politik, yang menyebabkan mereka menjadi orang yang buta akan politik.

Untuk mengatasi minimnya pengetahuan masyarakat terhadap pilkada 2018 ini, KPU Kota Serang mengadakan sosialisasi. Selain bertujuan memberikan pengetahuan tentang Pilkada Kota Serang, sosialisasi ini dimaksudkan agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya di pilkada nanti. Sosialisasi ini mempunyai 3 kategori, yaitu untuk pemilih pemula, pemilih produktif dan pemilih lanjut usia. 

Mahfudin, selaku pelaksana di Sub. Bagian Umum di KPU Kota Serang mengatakan “perbedaan cara bersosialisasi untuk pemilih pemula kita itu menekankan visi dan misi dari masing-masing kandidat, dan untuk pemilih usia lanjut kita memberikan motivasi karena kebanyakan dari mereka berpikiran sudah tidak penting lagi bagi kehidupannya, jadi itu tugas kita untuk memotivasinya”.  

Mahfudin menambahkan, masyarakat di usia produktif yang agak sulit menggunakan haknya ialah mayoritas ibu rumah tangga, sehingga KPU bersosialisasi melalui majlis ta’lim. Selain melakukan sosialisasi dari satu tempat ke tempat lain, KPU Kota Serang juga melakukan sosialisasi melalui website, “iya kita juga punya website namanya www.kpu-serangkota.go.id untuk masyarakat yang aktif menggunakan media social, ini juga bisa mempermudah masyarakat untuk mengakses informasi terkait pilkada” Ujarnya. (RL/FZ/Newsroom)


*) Tulisan ini tidak melalui proses pengeditan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar