Musik dan Mahasiswa - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 13 Maret 2018

Musik dan Mahasiswa

Reporter : Sherly Pratiwi
Redaktur : Agnes Yusuf





Sumber ilustrasi  : tagar.id

Hari musik nasional adalah hari yang jatuh pada tanggal 9 Maret yang bertepatan dengan hari lahir Wage Rudolf Soepratman pada tahun 1903. Beliau adalah seorang pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya. Namun sayangnya tidak banyak mahasiwa yang mengetahui kapan jatuhnya hari musik dan tidak hanya itu mahasiswa saat ini jarang untuk  mendengarkan lagu nasional setiap harinya. 

Seperti yang dilihat sekarang mahasiswa lebih banyak yang menyukai musik modern dibandingkan musik nasional. Karena untuk saat ini generasi muda lebih banyak disuguhkan oleh musik modern karena faktanya menurut mereka musik modern lebih menarik dibandingkan musik nasional. 

Salah satunya mahasiswa di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa lebih banyak yang menyukai musik modern dan kebanyakan yang di dengar dalam sehari-hari mereka adalah musik modern. Mereka memiliki hobi tersendiri untuk mendengarkan musik dan mereka juga memiliki manfaat sendiri. 

Musik juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia dan dapat memberikan kekuatan mentalitas yang baik bagi pendengarnya. Orang yang mendengarkan musik, akan memiliki mental yang kuat, emosi yang tenang, hidup lebih nyaman dan santai serta menjadikan hidup mereka lebih percaya diri dengan mengembangnya intelektual serta pengetahuan bagi mereka. 

Menurut saya musik sangat berpengaruh dalam hidup saya karena sebagian aktifitas saya dihibur dengan musik, karena dengan mendengarkan musik dapat mengispirasi beberapa karya sehingga jadi bersemangat untuk mengerjakan sesuatu” ujar Luli mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi.

Musik juga tidak hanya berdampak positif, tetapi ada pula yang berdampak negatif. Ada pula mahasiswa yang merasa terganggu dengan musik, karna musik menurutnya cukup merasa menganggu pikiran terutama pada konsentrasi berpikir. 

“sebenarnya saya suka musik, tetapi ada saatnya saya merasa terganggu oleh musik. Contohnya ketika saya sedang berfikir lalu ada orang yang mendegarkan musik atau sedang bernyanyi. Itu rasanya membuat apa yang saya fikirkan menjadi hilang konsentrasi” ungkap Galih. (SP/AY/Newsroom)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar