Musik Dapat Memengaruhi Emosi Seseorang - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 13 Maret 2018

Musik Dapat Memengaruhi Emosi Seseorang

Reporter : Hemaswari Tantia
Redaktur : Mulyani Pratiwi






(sumber BBC.com)

SERANG – “Musik adalah Hidupku” begitulah penggalan lirik yang dilantunkan oleh Band HAY. Beragam jenis musik kini telah berkembang di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Jenis musik di Indonesia terbagi menajdi beberapa aliran, diantaranya yaitu, musik dangdut, pop, dan musik rock. 

Bagi sebagian besar orang, musik tidak pernah lepas dari kehidupannya. Bahkan seringkali musik tersebut dapat memengaruhi suasana hatinya. Hal tersebut ternyata pernah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa musik dapat memengaruhi suasana hati seseorang. 

Menurut salah seorang Penyanyi Sopran Universitas Padjajaran (UNPAD) Choir, Ananda Refina Maulida (20) yang di wawancarai pada Minggu (11/03) via whatsapp menyatakan bahwa, mendengarkan musik memberikan efek signifikan terhadap mood atau emosi seseorang, kemungkinan karena disebabkan oleh regulasi otak dalam perilaku emosional seseorang.

“Musik dapat mengubah kehidupan. Walaupun harimu buruk atau baik, kekuatan musik dapat mengubah suasana hati” Dikutip dari Jess Bowen.

Salah seorang mahasiswi Ilmu Komunikasi Untirta, Noni Novitasari (20) mengatakan bahwa musik itu sebagai penghibur kalo lagi bete dan gak ada kerjaan, pemecah keheningan, sumber inspirasi kalo lagi nugas. Selaku mahasiswi yang sering mendengarkan musik. Sementara bagi mahasiswi Manajemen Untirta, Karina Fibriani (20) mengganggap musik adalah hidupnya. Bahkan ia mendengarkan musik selama dua jam dalam satu hari.
 
Biasanya orang yang lagi denger lagu itu sesuai isi hati. Jadi, kalau seseorang lagi galau biasanya denger lagu galau juga dan mungkin orang tersebut bisa sampe terlarut emosinya atau bisa dibilang nangis” tambah Karina. 

Banyak buku yang membahas keterkaitan antara musik dan emosi, salah satunya seperti yang dikutip dalam Thompson (2009) menyatakan bahwa emosi bisa muncul secara tidak langsung ketika sebuah lagu mengingatkan seseorang terhadap kenangan yang pernah dialaminya.

Musik merupakan bagian dari kehidupan. Intensitas emosi yang dirasakan oleh seseorang dapat meningkat apabila jenis musik yang didengarkan tersebut selaras dengan apa yang dirasakannya. Ketika kita mendengarkan musik, secara sadar maupun tidak kita akan ikut merasakan emosi pencipta musik tersebut. Terlebih melalui musik itu sendiri dapat memberikan efek yang cukup signifikan terhadap emosi seseorang. (Newsroom/TIA/ESW)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar