Naiknya Harga BBM Membawa Sebuah Harapan - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 06 Maret 2018

Naiknya Harga BBM Membawa Sebuah Harapan

Reporter : Chairun Nissa
Redaktur : Selvi Mayasari




Sumber Foto : Google
(Sejumlah Karyawan Sedang Menjaga SPBU)

Serang(24/02/2018) Harga BBM Non-Subsidi mengalami kenaikan harga hal ini dipicu karena naiknya harga minyak mentah dunia . Kenaikan harga BBM ditetapkan sejak 20 Febuari 2018 kemarin serta harga  kenaikannya berkisar antara Rp 300-750 dan BBM jenis dexlite mengalami kenaikan harga paling tertinggi
Tak ada dampak yang terlalu serius dikalangan masyarakat mengingat BBM NON-subsidi ini digunakan oleh masyarakat kalangan menengah atas dan dirasa kenaikan harga BBM tidak terlalu besar . Masyarakat yang tidak mengetahui informasi perihal kenaikan harga BBM pun merasa kaget dengan naiknya harga BBM
“saya enggatau kalau harga BBM naik , ya ga terlalu ngaruh kalau mampu dan butuh sama bensin itu kenapa engga?” ujar dina selaku Mahasiswa .Ia pun menambahkan tak ingin menggunakan bahan bakar jenis lain karena sejak awal berkendara ia sudah menggunakan bahan bakar jenis pertamax .
Dari sisi yang berbeda Pasiman selaku Masyarakat berpendapat jika kenaikan harga BBMp pertamax perpengaruh terhadap kenaikan harga bahan pangan . “ya bawang,cabai itu naik dari minggu lalu jadi kenaikan itu pengaruh ke rakyat kecil” ucapnya
 Selain itu Pasiman berharap agar harga BBM tak lagi mengalami kenaikan harga karena dikhawatirkan berdampak terhadap harga sembako yang semakin meningkat minimal harga BBM tetap stabil
Menurut Elvi selaku Pengamat Ekonomi mengatakan kenaikan harga BBM tak begitu berpengaruh terhadap masyarakat karena Non-subsidi ini digunakan oleh masyarakat tertentu saja , hanya pada saat ini masyarakat dihimbau untuk menggunakan BBM Non-subsidi
Ia menegaskan Pemerintah harus lebih transparansi dalam memberikan informasi kenaikan harga BBM melalui media atau spanduk di beberapa SPBU sebelum harga BBM dinaikan sehingga masyarakat tidak tabu terhadap kenaikan harga BBM . “kalau BBM Non-subsidi kan punya regulasi sendiri mengikuti harga pasar” ujar Elvin .
Ia berharap bahwa Pemerintah bisa mengikuti harga pasar dunia apabila harga minyak dunia mengalami penurunan harga maka bahan bakar yang ada di sini juga diturunkan selain itu pelayanan serta kualitas yang ada dipom bensin ditingkatkan agar para masyarakat lebih percaya dan tidak beralih kepom bensin yang lain diluar milik pemerintah (ICA/SLV/NEWSROOM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar