Panggung Hiburan Dalam Kampanye Terbuka - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 13 Maret 2018

Panggung Hiburan Dalam Kampanye Terbuka

Reporter : Andhika F. Agung
Redaktur : Fatimatul Zahra




 

 
Pawai Kampanye Damai Pilkada Kota Serang (Sumber: radarbanten.co.id)




SERANG - Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018, tepat tanggal 15 Februari 2018 para pasangan calon (paslon) sudah dapat melakukan kampanye hingga  batas waktu yang ditentukan. 

Masa kampanye sendiri dibagi kedalam empat tahapan. Diawali dengan pertemuan dan penyebaran bahan kampanye, debat publik terbuka, kampanye melalui media massa, dan diakhiri dengan masa tenang. 

Sudah menjadi hal yang wajar, setiap kali diadakannya pemilihan umum (pemilu), para paslon berlomba-lomba menarik perhatian masyarakat. Salah satu caranya ialah bekerjasama dengan KPU untuk mengadakan kampanye terbuka. Kampanye terbuka sendiri biasanya dibumbui oleh hiburan musik yang dibawakan penyanyi atau band terkenal Indonesia demi memeriahkan suasana.

Tidak ketinggalan, paslon Walikota dan Wakil Walikota Kota Serang juga berencana melakukan kegiatan tersebut. Dari informasi yang didapatkan, Iyos Rosadi selaku ketua dari tim pemenangan Syafrudin & Subadri memaparkan bahwa tim-nya sudah menetapkan tempat dimana saja paslon akan melakukan kampanye terbuka. Diantaranya akan diadakan di Lapangan Boru, Alun-alun Serang, dan Sport Center yang berada di Kecamatan Curug. 

Ketika ditanyakan, Iyos mengaku, ia dan tim nya belum sampai membicarakan siapa saja yang akan diundang untuk memriahkan kampanye tersebut. 

“Tergantung, biasanya pengisi acara adalah bagian untuk menambahkan kemeriahan saja, bukan sesuatu yang wajib. Siapa yang akan diundang kami belum tahu, karena tahapan untuk sampai kesana masih jauh” ujar Iyos (10/03).

Berbeda dari tim pemenagan lain yang menggandeng artis-arts ibu kota di kampanye terbuka, tim pemengangan paslon nomer urut 2 Syamsul Hidayat & Rohman hanya akan mengadakan panggung hiburan di posko mereka sendiri yang terletak di Jalan Raya Sepang, Ciracas Lama, Kecamatan Serang. 

”Kalau rencana paling hiburannya dari kita sendiri, bukan memanggil artis. Karena kami ingin melaksanakan kampanye yang terdapat edukasi di dalamnya. Kalau hiburan yang semacam itu, belum tentu masyarakat menerima” tutur Royani, Bendahara Tim Pemenangan Syamsul Hidayat & Rohman (08/03).

Bagi sebagian tim pemenangan, musik dangdut adalah pilihan pertama dari banyaknya genre musik untuk mengisi kampanye terbuka. Bukan tanpa alasan, Fitriani Nur Halizah, mahasiswi Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa beranggapan alasan dipilihnya genre dangdut dalam kampanye karena mayoritas masyarakat lebih banyak menyukai hiburan seperti itu. 

“Selain dangdut hiburan-hiburan musik lainnya selalu diadakan dengan tujuan agar paslon dapat lebih dikenal oleh masyarakat” tambah Fitriani (11/03).

Masih banyak masyarakat awam mengangap bahwa kampanye terbuka adalah kegiatan dangdutan semata. Padahal jika diikuti dengan saksama, baik paslon atau masyarakat yang mengikuti kampanye terbuka  akan terjadi timbal balik yang signifikan. Paslon dapat mengutarakan dengan jelas visi misi mereka di hadapan khalayak ramai, masyarakat juga dapat menilai apakah paslon tersebut layak atau tidak untuk dijadikan pemimpin di daerahnya. (AFA/FZK/NEWSROOM)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar