Pelecehan Verbal Menjadi Musuh Para Wanita - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 06 Maret 2018

Pelecehan Verbal Menjadi Musuh Para Wanita

Reporter : Sherly
Redaktur : Agnes Yusuf




Ilustrasi catcalling sumber : gstatic.com

Serang(01/03), Siapa yang tidak tahu dengan kata “catcalling. Catcalling merupakan pelecehan bentuk verbal aksi usil para lelaki  yang mengusik perempuan. Hal ini biasa dilakukan dengan lontaran ucapan suara, misalnya bersiul, berseru, atau berkomentar kepada para wanita yang lewat di jalanan. Tidak hanya di jalan, catcalling juga biasanya terjadi di transportasi umum, media sosial, terminal bahkan hampir dimana – mana.
Maraknya catcalling membuat lingkungan kampus pun tak terhindar dari adanya catcalling. Salah satunya adalah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Fenomena catcalling sering menimpa perempuan di halte kampus, kantin hingga di dalam gedung. Catcalling berupa pelecehan verbal atau godaan dengan memanggil “cewe mau kemana?” atau bisa juga “hai cantik sendirian aja nih”. Pastinya seorang wanita yang mengalami catcalling ini merasa risih dan terganggu dan kebanyakan wanita tidak merespon godaan dari lelaki.
“yang saya lakukan kalau saya dicatcalling oleh lelaki yaitu diem atau cuekin. Karena kalau direspon mungkin bakalan menjadi, kecuali ada kontak fisik kalau dianya mulai nyolek ya digampar” ujar Diana selaku korban catcalling.
Tidak hanya wanita yang berpakaian seksi atau pun menarik saja, lelaki juga ternyata suka menggoda kepada wanita yang tertutup auratnya.
“saya yang sehari-harinya memakai hijabpun masi digodai oleh laki-laki, saya merasa risih jalan sendiri ketika malam hari jika ada keperluan. Jangankan malam, pagi atau siang pun ada saja yang menggodai” ujar Ika mahasiswa jurusan Akuntansi.
Menurut para lelaki catcalling hanya sebuah keisengan selain iseng juga ada daya tertarik mungkin wanita itu cantik, seksi dan menarik. Terkadang dapat ada timbal balik, tetapi tidak semua dapat timbal baliknya. Kadang – kadang wanita ada yang senang digodai, bahkan menurut para lelaki hal ini sebuah kelucuan.
“gue sebenernya ga pernah melakukan catcalling soalnya itumah jatohnya sebagai pelecehan. Kalo ngegodain menurut gua engga, tapi menurut gua sendiri kalo cowo yang ngelakuin catcalling itu selain iseng itu ada cara perhatian. Mungkin kalo orang yang friendly itu biar akrab dan biar ga kaku juga istilahnya “ ujar Rizal Falaq, mahasiswa semester 4 ikom
Namun yang pasti keluhan dari wanita seharusnya para lelaki yang sering melakukan hal ini jangan dibiasakan. Seharusnya etika lebih dipakai karena hal yang seperti ini bisa membuat wanita marah ataupun kesal. (SP/AY/ Newsroom)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar