Persiapan Untirta Chess Club Menghadapi Siliwangi Chess Competition 2018 - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Senin, 19 Maret 2018

Persiapan Untirta Chess Club Menghadapi Siliwangi Chess Competition 2018

Reporter : Tasha Meyra G.
Redaktur : Tiara Dwi Ristanti




Tim UCC saat melawan tim UIN Bandung A di Kejuaraan Catur Polban 2015
(Sumber: Facebook Persatuan Catur Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)

Serang Untirta Chess Club (UCC) tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Siliwangi Chess Competition 2018 tanggal 7 – 8 April mendatang. Kejuaraan yang diikuti oleh 30 universitas ini akan diselenggarakan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.
            Angga, selaku ketua UCC mengatakan bahwa tim mereka sudah siap untuk menghadapi kejuaraan tersebut. UCC akan mengirimkan tiga tim ke sana. Ditanya mengenai tim lawan terkuat, menurutnya tim dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Hasanuddin  menjadi tim yang perlu diwaspadai.
“Untuk pesertanya, kita seleksi dan tentunya hampir semua fakultas ikut. Kalau di UPI, kemungkinan kita kirim tiga tim ke sana. Setiap tim terdiri dari empat orang dengan satu orang sebagai cadangan”, terangnya.
            Namun, ketua UCC mengaku, menjelang kejuaraan yang akan berlangsung satu bulan lagi, mereka (tim UCC) mendapat hambatan perihal pencairan dana dari pihak Rektorat Untirta.
“Kita semua tim sudah tersusun dan sudah latihan. Kita hanya nunggu uang cair dari rektorat saja”, ujar Angga.
            Ia pun menyatakan bahwa, pihak Rektorat Untirta hanya menyetujui proposal UCC untuk mengikuti kejuaraan dua kali dalam satu tahun.
“Kita banyak event tapi paling dua event yang diacc tiap tahun. Maka dari itu, kita pilih event terbaik. Kita juga ingin ikut event yang jauh, kaya di Unbraw, tapi karena rektorat gak acc, kita ambil yang deket aja, kaya Bandung”, tuturnya.
            Pria bernama lengkap Angga Rosidin itu menambahkan, selain sulit mendapatkan anggaran untuk mengikuti kejuaraan, UCC pun tidak mendapatkan anggaran untuk latihan. Anggota UCC yang akan mengikuti kejuaraan pun hanya mengandalkan latihan online melalui smartphone masing-masing.
            Di sisi lain, Imam, anggota UCC yang juga akan mengikuti Siliwangi Chess Competition 2018 mengatakan bahwa hambatan yang ia dapatkan selama latihan yakni kesibukan anggota UCC itu sendiri.
“Kalau bagi saya sih hambatannya kesibukan dari masing-masing teman-teman catur”, ucapnya.
            Menghadapi kejuaraan yang akan dihelat di Bandung, tim UCC pernah mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan saat mengikuti kejuaraan di Bandung.
“Kita pernah lawan yang UPI C. Kita semua udah menang lawan mereka, 4-0. Tapi kita salah duduk tidak sesuai nama dan kita dianggap kalah,” kenang Angga, yang tidak tahu bahwa ada peraturan tempat duduk semacam itu.
Hingga saat ini, UCC telah meraih berbagai prestasi dalam berbagai kejuaraan catur. Mulai dari Juara 9 ITB Open 2016, juara 10 Jurnas ITB 2016, juara 10 Siliwangi Chess Club UPI 2016, juara 2 dan 10 Kejurnas Untirta Chess Club 2017, hingga salah satu anggotanya menjadi perwakilan catur putri Provinsi Banten di PON Nasional, Makassar.
Angga berharap, di tahun 2018 ini, UCC mendapatkan anggaran bukan hanya untuk kejuaraan saja, tetapi juga untuk latihan. Sekaligus, banyak kejuaraan yang dapat disetujui oleh pihak Rektorat Untirta. Karena menurutnya, UCC memiliki banyak potensi untuk bersaing dalam kancah nasional. (TMG/ARA/Newsroom)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar