Sejarah Rumah Makan Taman Taktakan Soup Ikan - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Senin, 19 Maret 2018

Sejarah Rumah Makan Taman Taktakan Soup Ikan

Reporter : Ahmad Khayatun Nufus
Redaktur : Jasmine P. Larasati



     





Serang –
Tepatnya Tanggal (14/03), Presiden Joko Widodo mengunjungi Kabupaten Serang, Banten. Beberapa kegiatan akan dijalani Jokowi, di antaranya mendatangi pondok pesantren dan membagikan 'kartu sakti'.

Setelah itu Jokowi beserta rombongan melaksanakan makan siang. Rumah Makan Taman Taktakan yang beralamat di Jalan Raya Cilegon No.31 Drangong, Kota Serang-Banten menjadi pilihan mereka untuk melepaskan rasa laparnya

Sapta Rijaya selaku pemilik RM. Taman Taktakan merasa terkejut karena tempatnya didatangi oleh orang nomor satu di Indonesia. Saat memasuki pintu masuk rumah makan, Presiden RI ini disambut dengan sapaan hangat dari pemilik Rumah Makan Soup Ikan ini.
 
”Saya merasa terkejut sekaligus bangga karena tempat yang sederhana ini bisa menjadi pilihan orang nomor satu di Indonesia”. Ujar Sapta Rijaya selaku pemilik Rumah Makan Soup Ikan.

Antara tidak percaya dan begitu kaget, para pelayan Rumah Makan ini terlihat begitu senang bisa melihat langsung Kepala Negara mereka. Segala persiapan sudah dilakukan termasuk membersihkan tempat makan yang akan ditempati oleh Presiden Joko Widodo ini. Sapta Rijaya merasa sangat bangga karena tempatnya menjadi pilihan orang nomor satu di Indonesia ini.

“Alhamdullilah setelah Bapak Jokowi berkunjung ke tempat kita ini banyak orang yang ingin merasakan menu makanan yang di makan oleh Bapak Jokowi dirumah makan Soup Ikan ini. Rumah makan ini buka setiap hari pukul 08.00 s.d 22.00”. Ujar Sapta Rijaya.

Berdasarkan keterangan dari supervisor Rumah Makan Taman Taktakan bahwa tempat ini sudah berdiri sejak lama dan memang tempat ini banyak diminati oleh orang sekitar.

”Rumah makan ini di bangun pada tahun 2001, pendiri rumah makan ini adalah Bapak Sapta Rijaya dia mendirikan rumah makan ini dengan hasil keringatnya sendiri, untuk saat ini ada 2 supervisor yaitu saya sendiri dengan Bapak Adi dan mempunyai 5 karyawan tetap”. Ujar Lina sebagai Supervisor dirumah makan Soup Ikan. (AKN/JPL/Newsroom).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar