Tarian Khas Banten Sambut Kedatangan Presiden Jokowi - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Senin, 19 Maret 2018

Tarian Khas Banten Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

Reporter : Dea Ulfiani
Redaktur : Jasmine P. Larasati





Penari dan pengiring musik Tari Ringkang Jawari yang tampil di penyambutan Presiden Jokowi di Kota  Serang


Serang – Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) ke Kota Serang pada  Rabu (14/03)  disambut oleh tarian tradisional Provinsi Banten. Tarian Ringkang Jawari ini dilakukan di Alun-Alun Barat Kota Serang pada jam 15.30. Kedatangan Jokowi kali ini dalam rangka penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilakukan di Gedung Remaja Ciceri, GOR Maulana Yusuf, Kota Serang, penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Alun-Alun Barat Kota Serang, serta meresmikan Peluncuran Program Bank Wakaf Mikro dan Syariah Wafa Mandiri di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Kabupaten Serang.

Sesampainya Jokowi di Alun-Alun Barat Kota Serang, langsung disambut oleh tarian tradisional Ringkang Jawari. Tarian khas Banten ini sendiri mengisahkan seorang putri keraton yang ikut berjuang dalam memertahankan kedaulatan Kesultanan Surosowan Banten, yang didalamnya  memiliki properti panggung berbentuk paku Banten yang disebut Al-Madad, melambangkan kekuatan, keteguhan dan semangat bagi generasi muda Banten, juga sebagai zuriah Surosowan dalam membangun Banten dengan iman dan taqwa. 

Pertunjukan tari Ringkang Jawari yang dilakukan oleh sanggar tari Wanda Banten merupakan atas perimintaan langsung dari pihak Provinsi Banten, untuk menyambut kedatangan Jokowi. Menurut Wiwin Purwinarti selaku pembina sanggar mengaku diberitahukan mendakak oleh provinsi.

“Dadakan, jam 2 dihubunginya. Permintaan provinsi ingin tari Ringkang Jawari. Nah mereka belum pada bisa, jadi saya buat kemasan yang lebih detail lagi tentang Jawari, ini jumlah durasinya 3-4 menit yang biasanya sampai 7 menit,” ujar Wiwin Purwinarti

Wiwin juga mengatakan walaupun sempat mengalami kesulitan namun anak didiknya dapat membuatnya senang atas penampilannya. “Sulit memang, sulit sekali karena mereka belum terbiasa dengan iringan musik dan pola-pola gerak tarinya (Tari Ringkang Jawari). Itu yang membuat sulit. Karna kita sering latihan, juga digeber langsung dengan musiknya. Ya Alhamdulillah tadi lancar, junior-junior ku bisa tampil ditonton oleh Presiden,” ungkapnya.
 
Hal itu juga dirasakan oleh salah seorang penari Ringkang Jawari. Dia mengungkapkan rasa senangnya bisa menari didepan Presiden Jokowi dan juga bersalaman dengannya.
“Senang tapi deg-degan banget apalagi ketemu Jokowi, tangannya shock banget, jadi gamau dicuci tangannya,” kata Rina 

Melalui tari peyambutan yang ditampilkan tersebut, dapat mengenalkan kepada masyarakat Banten akan budayanya sendiri. Seperti yang dikatakan oleh salah satu penonton, Renggang Maradika juga selaku panitia acara.

“Ya yang saya liat sih untuk tari tradisional, ya bagus, mengenalkan tarian tradisional kepada masyarakat supaya mengetahui bahwa kebudayaan di Indonesia itu banyak, seperti yang tadi dibilang sama Pak Presiden juga kan di Indonesia itu beragam-ragam budaya, agama, suku”. (DU/JPL/NEWSROOM)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar