Hari Kartini, Wanita ini Peringati dengan Memakai Kebaya Saat Berjualan - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 24 April 2018

Hari Kartini, Wanita ini Peringati dengan Memakai Kebaya Saat Berjualan

Reporter : Hemaswari Tantia
Redaktur : Selvi Mayasari






Tampak depan Ibu Kasturah yang sedang membuat gado-gado. (22/04) (dok.pribadi)

SERANG – Setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini yang disimbolkan dengan banyak sekali wanita Indonesia yang menggunakan kebaya. Peringatan ini menjadi momentum bagaimana wanita Indonesia memiliki emansipasi untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas kehidupan di negara ini. RA Kartini adalah sosok pelopor bagi wanita yang telah berusaha untuk mengangkat derajat wanita menjadi lebih baik lagi.  RA Kartini adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi para wanita di Indonesia.

“Wanita merupakan aset bagi Negara. Peranan wanita dalam mendidik seorang anak akan menentukan generasi bangsa. Namun, wanita juga berhak untuk berkarya,” tutur Henry C. Widjaja selaku Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) yang dilansir dari Bisnis.com

Seperti hal nya yang terjadi di Lialang, Serang, Banten. Kasturah (54) yang berjualan gado-gado sejak 2 tahun silam, mengatakan “Setiap Hari Kartini saya kalo jualan gado-gado selalu pake kebaya sebagai bentuk apresiasi perjuangan kartini,” Saat ditemui Minggu (22/04).

Walaupun baru berjualan sebentar tetapi semangatnya tetap tinggi. Ia menjual gado-gado dengan harga 8 ribu per porsi. “Kalo buat penghasilan saya sehari itu sekitar kurang lebih 500 ribu berjualan gado-gado,” tambahnya.

“Bu Kasturah emang dari dulu itu kalo Hari Kartini selalu pake kebaya pas jualannya,” ujar Ningsih (40) selaku pembeli.

Kasturah berharap, semoga untuk kartini-kartini yang berjualan di luar sana tetap semangat dan jangan takut untuk terus berusaha agar kaum wanita tak lagi direndahkan.

Telah kita sadari bahwa masih banyak penjual yang menghargai perjuangan R.A Kartini hingga sekarang. Yang tidak kalah penting bagi wirausaha adalah bagaimana wirausaha wanita ini bisa fokus pada life balance atau menjaga keseimbangan antara kehidupan bisnis dan kehidupan pribadi serta keluarga. Ini adalah poin utama bagi setiap entrepreneur wanita dimana mereka harus benar-benar bisa menjaga keseimbangan. (TIA/SLV/NEWSROOM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar