Maraknya Sewa Kebaya Saat Perayaan Hari Kartini - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 24 April 2018

Maraknya Sewa Kebaya Saat Perayaan Hari Kartini

Reporter : Titania Alma Meini
Redaktur : Selvi Mayasari




Perayaan Hari Kartini di TK Karya Mandiri Warnasari (21/04) (dok.pribadi)

SERANG – Perayaan Hari Kartini setiap tanggal 21 April merupakan momentum yang wajib diperingati oleh masyarakat Indonesia. Taman Kanak-Kanak (TK) Karya Mandiri yang berlokasi di Perumahan Taman Warnasari Indah Kota Cilegon, turut memperingati Hari Kartini dengan mewajibkan siswa-siswi memakai pakaian adat daerahnya. Hal ini dianggap menjadi kabar baik oleh Oliana Varma(39) selaku penjual jasa sewa kebaya karena mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari hari biasanya. Senin, (23/04).

“Alhamdulilah, kalau Hari Kartini banyak yang menyewa kebaya. Pendapatan di Hari Kartini bisa 2 atau 3 kali lipat dari hari biasa. Kalau hari biasa berkisar 100 sampai 200 ribu perhari, tapi kalau Hari Kartini bisa mencapai 2 sampai 3 juta rupiah,” ungkap Varma.

Harga sewa kebaya beragam tergantung jenis pakaian adatnya. Kebaya biasa yang menggunakan sedikit payet ia sewa dengan harga 100 ribu dan untuk kebaya khusus pakaian adat yang menggunakan banyak hiasan disewakan dengan harga 150 sampai 200 ribu rupiah per hari.
Yani Handriyani yang memakai jasa sewa kebaya menanggapi bahwa perayaan Hari Kartini kurang bermanfaat untuk siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD).

“Sebenarnya masuk akal saja perayaannya untuk anak-anak TK karena buat lucu-lucuan. Tapi kalau sudah SD kurang manfaatnya soalnya kalau sudah SD kan biayanya sudah banyak, ditambah diwajibkan pakai kebaya,  kayaknya pakai kebaya itu khusus untuk yang ikut lomba fashion show aja biar tidak nambah biaya yang tidak perlu,” ucapnya.

Ia juga menambahkan ketika perayaan Hari Kartini menghabiskan uang sebesar 150 ribu rupiah untuk kebaya yang disewa dan temannya menghabiskan uang 300 ribu rupiah untuk menyewa kebaya khusus pakaian adat untuk ditampilkan di fashion show.

Lain halnya dengan Liliati Suhaeti yang tidak memakai jasa sewa, “ Perayaan Hari Kartini itu bagus ya, karena mengingatkan perjuangan kaum wanita tempo dulu. Untuk perayaannya di sekolah anak saya, saya tidak menggunakan jasa sewa kebaya karena saya sudah punya pakai yang ada saja. Jadi ya menurut saya tidak buang-buang uang karena saya sudah punya kebaya,” pungkasnya.

Ia berharap perayaan Hari Kartini di tahun berikutnya dirayakan secara sederhana, yang berarti tidak membuang biaya untuk hal yang tidak penting karena perayaan Hari Kartini baginya hanya untuk memperingati emansipasi wanita. (TAM/SLV/NEWSROOM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar