Menuju Piala Thomas dan Uber Cup 2018 - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 24 April 2018

Menuju Piala Thomas dan Uber Cup 2018

Reporter : Galuh Latifa Dea
Redaktur : Tiara Dwi Ristanti



Pemain Tim Thomas dan Tim Uber Indonesia pada Badminton Asia Team Championship 2018. (Foto: badmintonindonesia.org)

Serang – Piala Thomas dan Uber Cup akan di selenggarakan di Bangkok, Thailand pada 20-27 Mei 2018. Tim Thomas Indonesia tergabung kedalam kelompok B yang akan melawan Korea Selatan, Canada dan Tuan rumah Thailand. Sedangkan Tim Uber Indonesia tergabung kedalam kelompok D yang akan melawan Tiongkok, Philipina dan Malaysia.

Melihat sejarahn, Tim Indonesia sudah 13 kali membawa pula trophy Thomas Cup dan menduduki posisi pertama, namun sayangnya posisi tersebut hanya bertahan sampai tahun 2002. Selanjutnya Indonesia hanya bisa mencapai posisi kedua. Berbeda dengan Tim Thomas, Tim Uber Indonesia hanya pernah tiga kali menduduki posisi pertama pada  tahun 1975, 1904 dan 1996.

Sangat disayangkan kemenangan Piala Thomas dan Uber Cup hanya sampai saat itu saja, namun semangat Tim Thomas dan Uber Cup Indonesia tidak pernah berhenti. Sampai saat ini Tim Indonesia masih berusaha untuk meningkatkan kemampuan bermain agar bisa mengulang masa kejayaan saat itu.

"Menurut saya kurangnya perhatian dari PBSI untuk atlet-atlet usia dini, jadi yang di tonjolkan pada pertandingan itu atlet-atlet yang sudah tidak berprestasi. Harus ada perkembangan sendiri dari PBSI untuk membina atlet-atlet muda," Imbuh Bayu Dimas Prayoga, Koordinator UKM Badminton Untirta.

Bayu juga berharap pihak PBSI memperhatikan potensi usia dini untuk membuka jalur di setiap daerah, tidak hanya memperhatikan di setiap kota saja. Karena pemain di setiap daerah juga mempunyai kualitas yang sama.

Ferdinan Putra, Koordinator UKM Badminton Untirta tahun sebelumnya itu pun turut memberi komentarnya. "Dengan adanya Piala Thomas dan Uber Cup perkembangan Badminton di Indonesia semakin maju dari segi pemain, pelatih, sampai fasilitas lapangan".

"Harapannya semoga indonesia menjadi nama yang selalu di segani dalam badmintonnya. Semoga bawa pulang Piala Thomas dan Uber Cup, dan kesempatan thomas menurut saya lebih besar daripada uber, karena thomas berada di grup yang tidak terlalu sulit dibandingkat uber." Ujar Ferdinan.

(GLD/ARA/ NewsRoom)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar