Ari Pandu, Kepala Lab TVP yang Hobi Otomotif - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 08 Mei 2018

Ari Pandu, Kepala Lab TVP yang Hobi Otomotif

Reporter : Dea Ulfiani
Redaktur : Hani Maulia






Ari Pandu Witantra, Dosen Ilmu Komunikasi Untirta (Dok. kom.fisip-untirta.ac.id)
Ari Pandu Witantra, ialah kepala Laboratarium Tirtayasa Virtual Production (TVP) yang sebelumnya bernama Lab. Multimedia (Lab. Mulmed) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Laboratarium TVP merupakan komunitas mahasiswa di bidang multimedia, seperti desain grafis, fotoragfi, dan lain-lain.

Pria kelahiran 22 April 1982 ini juga pernah  berkecimpung di bidang videografi. Ketika itu ia bergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kine Klub yang merupakan suatu komunitas film saat dirinya menempuh pendidikan Strata 1 (S1) di Universitas Sebelas Maret.
Berikut percakapan kami pada Sabtu (5/05)

: Bagaimana prosesnya bisa berkecimpung di dunia videografi ?
A: “Kalau fotografi dan videografi itu awalnya saya ikut UKM waktu kuliah, namanya Kine Klub, itu nasionalnya, kalau saya pecahannya Kine Klub FISIP UNS. Itu bergerak dibidang sinema, atau hasil akhirnya yang kita inginkan sebagai  movie maker, dulu belajar disana. Disana sempat juga berkenalan dengan Joko Anwar. Beberapa teman saya juga berkecimpung  di FTV dan PH (Prodution House).”
D: Apa karya terbaik bapak di bidang videografi?
A: “Apa yah, dulu saya sih pernah, tugas akhir  saya S1 saya bikin semi dokumenter  tentang komunitas vespa. Cuma lucu sendiri kalau sekarang ditonton kok jelek amat ya hehe, kalau dulu sih sudah diapresiasi dengan baik ya, kalau sekarang dengan keberadaan alat yang makin canggih, makin mudah jadi sekarang sudah terlihat ngga bagus lagi sih,”

Selain berkecimpung di dunia videografi, bapak dua anak ini juga memiliki hobi di bidang otomoif dan memancing. Hobi otomotif yang sudah digeluti sejak 2012 berawal dari kesanggupannya membeli mobil tua. Ia juga berusaha untuk tidak berhutang, terutama hutang riba sehingga saat itu membeli mobil Corolla keluaran 1979. Namun, carita lainnya adalah ia bertemu dengan teman-teman yang juga mempunyai dan menyukai mobil Corolla, yang kemudian mereka membentuk komunitas pecinta mobil Corolla.

D: Apakah bapak juga mengoleksi mobilnya?
A: “Nah, dari komunitas itu sebenarnya yang membuat saya jadi semakin suka. Akhirnya sempat beli beberapa mobil yang sejenis, cuma sekarang tinggal disisain satu,”
D:  Kegatan touring sudah kemana saja dan paling jauh kemana?

 A: “Touring, kalau saya pribadi baru sampe Pangandaran, kalau dari perwakilan klub kemarin paling jauh Kediri,”

Bagi Ari, yang menjabat sebagai pembina di komunitas Corolla ini tak ada syarat khusus bagi yang ingin manjadi anggotanya. Menurutnya hanya ada satu syarat, yaitu suka sama mobil corolla klasik. (DU/HNI/Newsroom)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar