Menjelang Lebaran, Untirta Masih Menggelar UAS - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 15 Mei 2018

Menjelang Lebaran, Untirta Masih Menggelar UAS

Reporter : Tasha Meyra
Redaktur : Ulvia Fitra Aini



 
Peserta ujian sedang mengerjakan soal ujian. Sumber: e-sbmptn.com

SERANG – Pertengahan tahun 2018 ini, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar Ujian Akhir Semester (UAS) bertepatan dengan bulan Ramadan 1439 Hijriah, yakni pada tanggal 4 sampai 15 Juni mendatang.
Wakil Rektor I Untirta, Fatah Sulaeman, mengungkapkan bahwa sistem UAS tidak ada yang berubah meskipun dilaksanakan pada bulan Ramadan.
“Pelaksanaan UAS seperti biasa, dikoordinasi oleh masing-masing fakultas, sesuai jadwal yang ditentukan,” ujarnya. (14/5).
Ia juga mengungkapkan, untuk persiapan pelaksanaan UAS di Untirta, pihak rektorat sudah melakukan koordinasi bidang akademik, terutama dengan para Wakil Dekan I masing-masing fakultas dan pihak Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Untirta.
Menurutnya, suasana Ramadan akan sangat mendukung terhadap pelaksanaan UAS yang lebih berkualitas, seperti kejujuran peserta UAS yang akan lebih meningkatkan kualitas belajar.
”Banyak kelebihannya UAS di bulan Ramadan. Karena bagi yang muslim khususnya, dalam suasana beribadah, maka orientasi UAS pun diwarnai spirit beribadah dan akan lebih menjaga kualitas kejujuran pelaksanaan UAS itu sendiri, dan bagi yang non muslim, akan menyesuaikan terbawa atmosfer bulan Ramadan,” terangnya.
Di sisi lain, Reza Wardalia, mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi Untirta, merasa tidak ada kelebihan yang didapat dari pelaksanaan UAS di bulan Ramadan.
“Kelebihannya sejauh ini menurut saya gak ada ya. Karena ya kalo UAS di bulan Ramadan malah bikin nambah gak fokus ngerjainnya,” ucapnya.
Menurutnya, kendala UAS saat bulan Ramadan ialah mengharuskan ia begadang untuk belajar hingga tidak sempat untuk sahur.
“Malemnya harus belajar lagi kan ya, dan itu suka sampe begadang, dan nanti ujung-ujungnya gak sahur. Dan itu bikin pagi-paginya pas UAS nambah gak fokus pas ngerjain soal,” tuturnya.
Selain itu, ia juga mengeluhkan mengenai Air Conditioner (AC) yang terkadang tidak berfungsi di beberapa ruangan kampus A Untirta. Karena baginya, AC yang tidak berfungsi dapat mengurangi tingkat fokus mahasiswa saat mengerjakan soal UAS terutama saat puasa.
Wanita kelahiran Lampung itu juga mengaku kecewa saat mengetahui bahwa tanggal berakhirnya UAS di Untirta hanya beberapa hari sebelum menjelang Idul Fitri. Karena jarak antara kampus Untirta dengan rumahnya yang jauh, sehingga waktu untuk menempuh perjalanan pulang kampung tidaklah sebentar.
“Saya gak setuju banget sih UASnya sampai tanggal 15 Juni. Kasian juga yang rumahnya terlalu jauh seperti di Papua, di Aceh, yang harus menempuh perjalanan berjam-jam. Karena mahasiswa Untirta bukan hanya orang Banten atau Jakarta aja. Jadi saran saya, sebisa mungkin UASnya dimajukan,” ungkapnya.
Reza berharap, UAS di Untirta tahun ini dapat berjalan dengan lancar, AC di semua ruangan dapat berfungsi sebagaimana mestinya, dan hari berakhirnya UAS tidak berdekatan dengan hari Idul Fitri. (TMG/UFA/NEWSROOM).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar