Muhammad Jaiz, Dosen “Gaul” Dari Ilmu Komunikasi Untirta - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 15 Mei 2018

Muhammad Jaiz, Dosen “Gaul” Dari Ilmu Komunikasi Untirta

Reporter : Siti Nurdyanah
Redaktur : Hani Maulia




(Muhammad Jaiz, Dosen Ilmu Komunikasi Untirta (Dok. kom.fisip-untirta.ac.id)

Muhammad Jaiz ialah dosen Ilmu Komunikasi Untirta, ia mengajar pada mata kuliah Pengantar Psikologi, Psikologi Komunikasi dan Studi Kebantenan. Pria kelahiran 29 Juni 1971 ini dikenal sebagai dosen yang ramah, unik dan ‘gaul’.
Dosen yang akrab disapa dengan ‘Papap’ ini dahulu adalah mahasiswa yang aktif berorganisasi semasa kuliahnya. Selama kuliah S1 Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1990-1996, Jaiz pernah menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UI dan menjadi senat mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI. Setelah menjadi sarjana, ia menjadi anggota Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi (ISKI) sejak tahun 2008 hingga sekarang.
Muhammad Jaiz telah menjadi dosen di Untirta sejak tahun 2002. Selain di Untirta ia juga pernah mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Wangsa Jaya Banten dan di Universitas Terbuka, namun ia hanya mengajar selama dua tahun di dua  kampus tersebut yaitu dari tahun 2010-2012.
Selama hampir enam belas tahun menjadi dosen di Untirta, Jaiz cukup memiliki banyak prestasi. Hal itu dijabarkan langsung dalam percakapn saya dengan beliau pada (11/5), pencapaian-pencapaian beliau yaitu;
1.      Menjadi fasilitator Decentralized Basic Education USAID (2004-2005)
2.      Menjadi anggota senat universitas perwakilan FISIP (2006-2010)
3.      Menjadi kepala Lab TV Untirta (2010-2014)
4.      Menjadi kepala Lab Multimedia Untirta (2016-2018)

Selain prestasi-prestasi yang ia miliki, Jaiz juga memiliki proyeksi dan rencana untuk ke depannya, ia akan melanjutkan S3 Ilmu Komunikasi dan ingin mengelola bisnis makanan. Hal-hal tersebut ialah keinginannya untuk ke depan.
Dalam metode mengajar di dalam perkuliahan, Jaiz memiliki metode yang ‘agak’ berbeda dari dosen-dosen lainnya. Metode tersebut adalah mengombinasikan antara ceramah dengan materi perkuliahan. Dalam memberikan tugas kepada mahasiswa juga bisa dibilang Jaiz ini berbeda dari dosen lainnya, yakni saat Jaiz memberikan tugas ataupun kuis, jawabannya cukup dikirim melalui media sosial ‘Whatsapp’.
Muhammad Jaiz dianggap sebagai sosok dosen yang ramah oleh para mahasiswa. Bisa dibilang Jaiz ini dosen yang ‘gaul’ karena dia aktif di beberapa akun media sosialnya, seperti Instagram dan Whatsapp. Selain itu, ia pun memiliki harapan untuk jurusan Ilmu Komunikasi Untirta, yaitu menjadi prodi yang terdepan di Banten bahkan Indonesia dalam penguasaan di bidang Jurnalistik, Public Relation (PR) dan Marketing Communication di era digital ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar