Naniek Afrillia Framanik: Wanita Mampu Berkarya Juga Berprestasi - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 01 Mei 2018

Naniek Afrillia Framanik: Wanita Mampu Berkarya Juga Berprestasi

Reporter : Ahmad Khayatun Nufus
Redaktur : Hani Maulia




Dr. Naniek Afrillia Framanik., S.Sos., M.Si memakai kebaya pink (sumber : dok pribadi)

Minggu pukul 15.00 WIB, saya menuju rumah Naniek Afrillia yang beralamat di Komp. Permata Serang, Jl. Intan Blok S No. 17 Serang, kedatangan saya bermaksud untuk bertemu dengan wanita yang telah menyelesaikan gelar Doktor Ilmu Komunikasi pada tanggal 27 Januari 2018 dari pendidikan Pascasarjana Universitas Sahid dengan nilai IPK terbaik yaitu 3,88.

Ketika memulai pembicaraan, dirinya bercerita proses dirinya menjadi dosen di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Ia mengikuti kesempatan tes CPNS dan akhirnya lolos menjadi dosen di Untirta. Melihat lokasi Untirta yang sangat dekat dengan tempat tinggalnya, ia jelas memutuskan untuk menjadi dosen Ilmu Komunikasi di Untirta.
Perempuan kelahiran 3 April 1977 ini sudah 15 tahun menjadi dosen di Untirta, banyak pengalaman yang sudah ia dapat. Namun selama ini ia bekerja, fasilitas kampus terbaik kurang ia dapatkan. Keluh kesah yang saya alami selama menjadi dosen di Untirta paling sarana dan prasarana, sudah 15 tahun saya mengajar tetapi baru diberi meja dosen dua tahun terakhir, kemudian fasilitas-fasilitas yang lain. Sarana untuk mengajarpun masih kurang contohnya banyak  yang mati atau kurang bagus,” ujarnya pada Minggu (29/4).
Ia datang dari keluarga pengajar, ayahnya pernah menjadi kepala sekolah, ibunya sempat menjadi guru. Keinginan sang ayah yang ingin mempunyai anak dengan pendidikan tinggi, ia lanjutkan studinya di Universitas Sahid dan mendapatkan gelar doktor bidang Ilmu Komunikasi pada tahun 2018.
Alhamdullilah pastinya dukungan dari suami, kedua orang tua dan anak-anak, mereka yang membuat saya masih semangat sampai saat ini. Bagi saya keluarga adalah segalanya. Ketika diri saya berbuat kebaikan maka saya akan membanggakan keluarga saya sendiri. Itu saja paling yang membuat saya semangat untuk menjalaninya,” ceritanya sambil tersenyum.
Perempuan yang mempunyai hobi membaca dan melukis ini, pernah mengajar di Universitas Budi Luhur kelas internasional, ia juga mengajar public speaking pada bulan lalu. Kesibukannya kini ia mengampu beberapa mata kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi Untirta, diantaranya Komunikasi Persuasif, Dasar-dasar Humas, dan Manajemen Humas. Tak lupa ia juga  menjalani kewajibannya menjadi seorang ibu dari satu orang suami dan dua anak.
Dosen yang baru saja wisuda 26 April 2018 lalu berpesan dalam rangka Hari Kartini bahwa wanita harus mampu berkarya juga berprestasi. “Hari Kartini itu sebenarnya hari dimana untuk memotivasi para wanita di Indonesia supaya mau dan mampu berkarya lebih bagi keluarganya, bagi lingkungannya. Jadi intinya jadi wanita itu jangan hanya berpangku tangan tetapi harus bisa berprestasi juga di berbagai bidang,” kata Naniek Afrillia Framanik. (AKN/HNI/NEWSROOM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar