Pesantren Kilat, Kegiatan Khas di Bulan Puasa - Newsroom Fisip UNTIRTA

Breaking

Selasa, 15 Mei 2018

Pesantren Kilat, Kegiatan Khas di Bulan Puasa

Reporter : Ihram Rizki Setiawan
Redaktur : Ulvia Fitra Aini



Ilustrasi beberapa siswa sedang melakukan sholat berjamaah yang diadakan di lapangan Sekolah. (Foto: http://www.pikiran-rakyat.com)

TANGERANG - Memasuki bulan suci ramadhan beberapa sekolah mulai dari jenjang SD hingga SMA akan melaksanakan kegiatan Pesantren Kilat, yaitu dimana kegiatan ini diisi dengan mengaji atau bisa juga dengan belajar mengenai Islam. (13/5).

Kegiatan Pesantren Kilat ini memiliki tujuan untuk menambahkan pengetahuan mengenai Islam kepada siswa di sekolah, terlebih kegiatan ini diadakan ketika sedang berpuasa. Namun ada saja beberapa siswa yang malas untuk mengikuti kegiatan ini padahal kegiatan ini sangat bermanfaat.

Gita Puspita (23) mengatakan bahwa kegiatan ini (Pesantren Kilat) sangat bagus untuk membentuk karakter siswa. Namun karena kegiatan ini diadakan saat bulan puasa dimana siswa dalam keadaan lapar dan haus pastilah para siswa tidak bersemangat untuk ke sekolah.

“Sekolah memiliki kewajiban untuk mengajak para siswanya mengikuti kegiatan ini, tetapi sekolah sendiri pun tidak dapat memberikan sanksi tertentu jika ada siswa yang tidak mengikuti,” ujar guru kelahiran Tangerang ini.

Walaupun pihak sekolah tidak dapat memberikan sanksi kepada siswanya yang tidak ikut kegiatan Pesantren Kilat namun sekolah tetap wajib dalam mengarahkan dan mengajak para siswanya untuk datang dan mengikuti kegiatan yang tentu sangat bermanfaat ini. Para siswa yang cenderung memilih tidak mengikuti kegiatan ini beralasan malas, jadi walaupun sekolah sudah mewajibkan tetap saja ada beberapa siswa yang tidak hadir.

Menurut Muhamad Faris (16), sekolah mewajibkan setiap murid untuk mengikuti kegiatan pesantren kilat terkecuali murid yang non-Islam. Ia pun menambahkan bahwa memang ada sedikit rasa malas untuk mengikuti kegiatan ini.

“Ada sih rasa malas sedikit-sedikit, tetapi saya pikir ulang kegiatan ini hanya diadakan setahun sekali dan sekolah pun mewajibkan jadi walaupun malas saya tetap akan datang,” kata siswa SMP 14 Kota Tangerang ini.

Jadi, sekolah memiliki kewajiban untuk mengajarkan siswa-siswanya, bukan hanya dari sisi akademik namun juga dari sisi spriritual. Setiap kegiatan yang dilaksanakan pastilah memiliki manfaat tinggal tunggu saja kapan akan terasa manfaat nya. (IRS/UFA/NEWSROOM).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar